Author: Admin

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Sumur Bor dan Bangun Rumah Al-Qur’an di OKU Timur

    Kapolda Sumsel Serahkan Sumur Bor dan Bangun Rumah Al-Qur’an di OKU Timur

    “Bapak Kapolda Sumsel menitipkan salam hangat sekaligus harapan agar bantuan ini menjadi wasilah kebaikan bagi para santri. Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius,” ujar AKBP Dwi dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

    Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Sunarto, menegaskan aksi sosial ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang Presisi, di mana pelayanan publik dan kepedulian sosial menjadi prioritas utama.

    “Kapolda Sumsel senantiasa mendorong seluruh jajaran untuk peka terhadap kondisi di wilayahnya. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga melalui aksi nyata yang bermanfaat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat,” ungkap Kabid Humas.

    Polda Sumsel berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan komunitas pesantren terus terjaga, sekaligus membuktikan Polri berkomitmen penuh mendukung pembangunan sosial dan spiritual di wilayah Sumatera Selatan.

  • Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA ” Implementasi Arahan Kapolri

    Implementasi Arahan Kapolri, Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA ”

    Implementasi arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat ruang sosial antara Polri dan masyarakat terus diwujudkan di wilayah Sumatera Selatan. Menindaklanjuti visi tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melalui jajaran Polres OKU Selatan secara resmi meluncurkan Kedai “DEKAT” (Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, Terpercaya) sebagai inovasi pelayanan humanis dan penguatan stabilitas kamtibmas.

    Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di kawasan strategis depan Gerbang Perumahan Griya 1 Permai, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

    Program ini menjadi langkah konkret Polda Sumsel dalam menerjemahkan arahan pimpinan Polri agar setiap satuan wilayah menghadirkan “third place” atau ruang sosial publik, yakni tempat interaksi santai tanpa sekat yang mempertemukan personel kepolisian dengan masyarakat secara lebih terbuka, akrab, dan responsif.

    Kedai “DEKAT” dirancang sebagai wadah kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas ojek pangkalan, buruh, mahasiswa, tokoh pemuda, hingga organisasi kepemudaan. Melalui fasilitas ini, Polres OKU Selatan menghadirkan berbagai layanan gratis, meliputi kopi dan teh, akses WiFi, cek kesehatan atau tensi, pengisian angin, hingga fasilitas cuci motor mandiri.

    Selain menjadi tempat singgah dan pelayanan publik, kedai ini juga difungsikan sebagai pusat serapan aspirasi masyarakat melalui program “Jumat Curhat” yang dipimpin langsung oleh Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU). Pola ini dinilai strategis untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan melalui dialog santai yang membangun kepercayaan.

    Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri dalam mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.

    “Kedai DEKAT ini adalah implementasi dari arahan Bapak Kapolri untuk mendekatkan jarak antara Polisi dengan masyarakat. Kami ingin membangun hubungan emosional yang kuat sehingga masyarakat merasa memiliki dan percaya kepada Polri,” tegasnya.

    Secara strategis, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan public trust, memperkuat kemitraan Polri dengan komunitas lokal, serta menciptakan ekosistem kamtibmas yang lebih partisipatif di wilayah OKU Selatan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan penekanan Kapolda Sumsel agar seluruh jajaran terus proaktif menjalankan arahan Kapolri.

    “Bapak Kapolda Sumsel selalu menekankan agar setiap satuan wilayah proaktif menjalankan arahan Kapolri. Kedai DEKAT adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai sahabat bagi seluruh komunitas masyarakat,” jelas Nandang.

    Kegiatan launching yang dihadiri unsur PJU Polres OKU Selatan, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan komunitas ojek pangkalan tersebut berlangsung khidmat, aman, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 10.30 WIB.

    Polda Sumatera Selatan memastikan inovasi Kedai “DEKAT” akan menjadi model pembinaan kemitraan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan Polri Presisi yang humanis, partisipatif, dan dekat dengan masyarakat.

  • Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Jakarta – Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menggelar coffee morning yang dirangkaikan dengan analisa dan evaluasi (Anev) kinerja jajaran Pejabat Utama (PJU). Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja jajaran.
    Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guna menjaga dan meningkatkan profesionalisme personel jajaran Polda Sumsel.

    Kapolda Sumsel memimpin langsung pertemuan yang dilaksanakan di Ruangan Transit Lantai 1 Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang, pada Kamis (26/3/2026). Turut hadir mendampingi Kapolda, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, dan Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, beserta seluruh PJU Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja masing-masing satuan kerja (satker). Melalui paparan dari tiap Pejabat Utama, dapat diketahui secara pasti capaian target, kendala di lapangan, serta rumusan solusi untuk perbaikan kinerja ke depan.

    “Ke depan, kegiatan coffee morning ini akan rutin diselingi dengan paparan dari masing-masing PJU Polda Sumsel. Tujuannya agar kita semua memahami program dan kendala tiap satker, sehingga permasalahan organisasi dapat diselesaikan bersama dengan mengedepankan komunikasi lintas fungsi,” kata Kapolda, dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

    Kapolda menyoroti profesionalisme Polri sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia. Ia mengingatkan organisasi harus diisi oleh personel yang ahli di bidang tugasnya masing-masing. Oleh karena itu, pengelolaan kompetensi yang terarah menjadi hal mutlak.

    Kapolda menginstruksikan setiap satker untuk segera memetakan kompetensi personelnya. Pemetaan ini akan menjadi dasar bagi penyusunan program pelatihan dan pengembangan kemampuan secara berkelanjutan.

    “Pimpinan di setiap tingkatan bertanggung jawab memastikan anggotanya memiliki kemampuan yang mumpuni. Kompetensi ini harus terus diasah melalui latihan agar personel selalu siap kerja dan pelaksanaan tugas berjalan efektif serta efisien,” ujarnya.

    Mengakhiri kegiatan, Kapolda Sumsel menekankan memajukan organisasi, seluruh elemen di Polda Sumsel tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Soliditas internal, kolaborasi antarfungsi, dan komitmen terhadap profesionalisme adalah kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

  • Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    *PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,

    tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.

  • Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri pada momentum mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Wahyu, warga Batu Ceper, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Batu Ceper. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat dan mendapati sepeda motornya tetap aman tanpa kekurangan apa pun.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Polsek Batu Ceper yang telah menerima penitipan sepeda motor saya saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Alhamdulillah, saya sudah kembali ke Batu Ceper dengan selamat, dan motor saya juga dalam keadaan aman, tidak kurang satu apa pun. Terima kasih kepada Polsek Batu Ceper. Polri telah melayani masyarakat dengan baik. Bravo Polri,” ujar Wahyu, Senin (23/3/2026).

    Apresiasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri melalui pelayanan penitipan kendaraan gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan itu dihadirkan untuk membantu warga yang meninggalkan rumah saat mudik, sekaligus memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang dititipkan selama ditinggal ke kampung halaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan masyarakat merupakan indikator bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan ketenangan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman. “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan jajaran Polda Metro Jaya selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Menurutnya, respons positif dari masyarakat menjadi energi dan dorongan moral bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

     

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

     Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).

    Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.

    Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.

    Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

    Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.

    Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Personel Dit Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga terdampak banjir di Jl. Pengantin Ali 7, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 20.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas panggilan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 terkait adanya warga yang membutuhkan bantuan di lokasi.

    Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak. Selain melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota juga melaksanakan patroli siaga bencana di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi situasi bencana yang dapat berkembang.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir atau situasi darurat lainnya mendapatkan bantuan secara cepat, tepat dan profesional,” ujarnya.

    Selanjutnya, setelah kegiatan evakuasi selesai dilaksanakan, personel masih tetap bersiaga di lokasi guna merespon apabila terdapat warga lain yang memerlukan bantuan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan penanganan awal di lokasi berjalan dengan baik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan bantuan petugas. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan respon cepat Polri 110 apabila menemukan situasi darurat, bencana, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya. Layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk merespons setiap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Polda Metro Jaya akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan responsif dalam menghadapi situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • POLDA METRO JAYA UNGKAP PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS AKTIVIS KONTRAS MELALUI ANALISA SCIENTIFIC

    POLDA METRO JAYA UNGKAP PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS AKTIVIS KONTRAS MELALUI ANALISA SCIENTIFIC

    JAKARTA – Komitmen Polda Metro Jaya dalam menuntaskan kasus penyiraman cairan berbahaya (air keras) terhadap aktivis KontraS menemui titik terang. Melalui kerja keras tim gabungan yang mengedepankan metode Scientific Crime Investigation, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi para pelaku di balik aksi keji tersebut. Hal ini sejalan dengan atensi Kapolri yang menempatkan perkara ini sebagai prioritas utama secara akuntabel dan transparan.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kunci utama pengungkapan ini didasarkan pada penelusuran mendalam terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan jalur pelintasan pelaku. Secara faktual, penyidik berhasil memetakan arah pergerakan pelaku, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Hasil analisa digital menunjukkan bukti krusial berupa wajah jelas salah satu pelaku yang terekam kamera sesaat sebelum beraksi, di mana saat itu pelaku terpantau belum mengenakan helm.

    “Kami melakukan analisa secara mendalam dan scientific. Dari rekaman CCTV, ditemukan kecocokan identitas yang sangat kuat, mulai dari wajah pelaku hingga pakaian yang digunakan, yang identik dengan saat kejadian. Berdasarkan keterangan 15 saksi dan sinkronisasi dengan database Polri, kami telah mengidentifikasi dua pelaku utama dengan inisial BHWC dan MAK,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

    Penyelidikan tidak berhenti di situ. Berdasarkan pengecekan jalur perlintasan dan fakta-fakta di lapangan, pihak kepolisian mencium adanya keterlibatan pihak lain. Dirreskrimum menegaskan bahwa temuan saat ini tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku lebih dari empat orang. Proses analisa ilmiah masih terus berlanjut untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat, baik eksekutor maupun aktor intelektual, dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

    Seiring dengan perkembangan penyidikan yang mengarah pada keterlibatan oknum anggota, Polda Metro Jaya secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku telah menyerahkan penanganan perkara ini kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan koordinasi antarlembaga demi tegaknya keadilan tanpa pandang bulu.

    Di sisi lain, berdasarkan informasi resmi dari Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026), sebanyak 4 orang pelaku telah diamankan dan tiga di antaranya adalah perwira. Ketiga perwira yang terlibat berpangkat kapten dan letnan satu (lettu). “Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES,” papar Yusri.

    Menutup keterangannya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dan berkoordinasi secara aktif dengan jajaran Pom TNI dalam proses penyelesaian kasus ini. Langkah kolaboratif ini memastikan bahwa seluruh fakta hukum yang ditemukan oleh penyidik Polri dapat terintegrasi dengan baik dalam proses hukum militer, guna menjamin pengungkapan kasus yang tuntas dan terang benderang.

  • Polda Metro Jaya Umumkan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

    Polda Metro Jaya Umumkan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

    Polda Metro Jaya mengungkapkan identitas terduga dua pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin menyebut kedua terduga pelaku berinisial BAC dan MAK.

     

     

    Menurut penjelasannya, hal itu diketahui berdasarkan rekaman CCTV, pemeriksaan saksi-saksi hingga barang bukti yang diperoleh pihak kepolisian.

    “Dari keterangan (saksi) tersebut dan keterhubungan dengan barang bukti, dengan petunjuk yang kami peroleh, baik itu di TKP langsung maupun disepanjang jalur yang diduga perlintasan dari para terduga pelaku ini, dan kami analisis dengan satu data Polri, saat ini kami menduga dua orang yang kami tunjukan tersebut, satu inisial BAC, dua inisial MAK,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

    Sebelumnya, polisi menduga ada empat pelaku dalam kasus penyerangan ini.

    Iman pun menekankan, pihaknya tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah pelaku lebih dari empat orang.

    “Dari hasil penyelidikan kami, tidak menutup kemungkinan pelaku diduga dapat lebih dari empat (orang), sebagaimana kami sampaikan awal ke rekan-rekan media,” ujarnya.

    Adapun Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal, di wilayah Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam.

    Peristiwa tersebut terekam di kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

    Dalam rekaman CCTV yang dikutip dari Video KompasTV, tampak dua terduga pelaku yang tengah berboncengan motor dan melintas di lokasi kejadian.

    Pelaku yang datang dari arah berlawanan, kemudian terlihat menyiramkan air keras ke arah Andrie.

    Seketika korban menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.

    Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Luka bakar dilaporkan terjadi di area wajah, mata, dada, hingga kedua tangan korban.

     

  • Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan tim penyelidik sedang bekerja secara intensif di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku.

    “Fokus utama Kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation,” ujar Budi dikutip dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

    Menurut Budi, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia menyebutkan bahwa pimpinan kepolisian meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan analisis berbasis sains kriminalitas.

    Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat ini menangani proses penyelidikan. Kepolisian juga meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada tim untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap kasus tersebut.

    “Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” katanya.

    Selain melakukan penyelidikan, Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan gangguan atau tindakan kekerasan terhadap aktivis. Posko tersebut berada di lobi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

    Pihak kepolisian juga menyediakan layanan pelaporan melalui Call Center 110 serta hotline di nomor 0812-8559-9191 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

    Budi mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya.

    Baca Juga :  Rokhmat Ardiyan: Pertamina Diminta Perkuat Storage BBM demi Ketahanan Energi Nasional

    “Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami,” katanya.

    Polda Metro Jaya juga memastikan perlindungan bagi setiap saksi yang memberikan keterangan dalam proses penyelidikan. Kepolisian menyatakan akan menjalankan penanganan perkara secara profesional, proporsional, dan akuntabel.

    Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengusutan tuntas kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus.

    Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau situasi di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu.

    “Jadi terkait perkembangan penyiraman aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” kata Listyo Sigit.

    Kapolri menjelaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan menggunakan metode scientific crime investigation guna memastikan setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif berdasarkan bukti yang ada.

    Ia juga menyebutkan bahwa kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi terkait peristiwa tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.

    “Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan informasi dan informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” katanya.