Blog

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa Saat Buka Puasa Bersama PB SEMMI

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa Saat Buka Puasa Bersama PB SEMMI

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen bersinergi dan menjaga nilai persatuan serta kesatuan.

    Hal tersebut digelorakan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

    “Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa,” kata Sigit.

    Sigit menjelaskan, Polri merupakan institusi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Hal itu merupakan amanat dari UUD hingga reformasi.

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan dalam sebagai anak kandung dari reformasi. “Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit mengajak sekaligus menekankan bahwa Polri terus membuka ruang untuk seluruh elemen bangsa menyampaikan saran dan aspirasi untuk kebaikan institusi Korps Bhayangkara ke depannya.

    “Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.

    Selain itu, Sigit juga meminta agar terus mendukung dan mengawal segala upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia di tengah konflik global yang berlangsung belakangan ini.

    “Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tutur Sigit.

    Demi mewujudkan kemandirian bangsa, Sigit menyatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan sampai dengan energi. “Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama,” tutur Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menyinggung terjadinya bonus demografi yang bakal dihadapi. Menurutnya, momentum itu harus dijadikan satu lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di mata dunia.

    “Dan itu tentunya menjadi harapan kita dan kita titipkan pada para generasi muda untuk terus bisa mempersiapkan diri mengisi pada saatnya nanti menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2045,” tutup Sigit.

  • Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Kepolisian bergerak cepat merespons kisah dua balita, Fikri (4) dan Noval (3), yang viral di media sosial karena membantu neneknya memulung di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial langsung melakukan penanganan untuk memastikan kondisi dan keselamatan kedua anak tersebut.

    Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan layak.

     

    Setelah berkoordinasi dengan keluarga, Polres Metro Jakarta Timur kemudian mengantar Fikri dan Noval kembali ke kampung halamannya di Sumedang untuk bertemu dengan ibu mereka. Proses pemulangan dilakukan dengan pendampingan Polres Sumedang dan Dinas Sosial setempat guna memastikan hak-hak kedua anak tersebut tetap terpenuhi.
    Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi dan memastikan masa depan anak-anak Indonesia tetap terjaga.

    #PolriUntukMasyarakat

    #PolriLindungiAnak

    #PolriPresisi

     

     

  • Momen Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa!

    Momen Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa!

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen bersinergi dan menjaga nilai persatuan serta kesatuan.

    Hal tersebut digelorakan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

    “Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa,” kata Sigit.

    Sigit menjelaskan, Polri merupakan institusi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Hal itu merupakan amanat dari UUD hingga reformasi.

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan dalam sebagai anak kandung dari reformasi. “Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit mengajak sekaligus menekankan bahwa Polri terus membuka ruang untuk seluruh elemen bangsa menyampaikan saran dan aspirasi untuk kebaikan institusi Korps Bhayangkara ke depannya.

    “Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.

    Selain itu, Sigit juga meminta agar terus mendukung dan mengawal segala upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia di tengah konflik global yang berlangsung belakangan ini.

    “Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tutur Sigit.

    Demi mewujudkan kemandirian bangsa, Sigit menyatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan sampai dengan energi. “Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama,” tutur Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menyinggung terjadinya bonus demografi yang bakal dihadapi. Menurutnya, momentum itu harus dijadikan satu lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di mata dunia.

    “Dan itu tentunya menjadi harapan kita dan kita titipkan pada para generasi muda untuk terus bisa mempersiapkan diri mengisi pada saatnya nanti menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2045,” tutup Sigit.

  • Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM: 

    Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

     

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Kapolri : Anggota Terlibat Narkoba, Jangan Ragu .. Pecat !

    Kapolri : Anggota Terlibat Narkoba, Jangan Ragu .. Pecat !

    Kapolri Instruksikan Tindak Tegas Anggota Terlibat Narkoba: Jangan Ragu Pecat!
    ​Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan tegas terkait oknum kepolisian yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Beliau menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar hukum tersebut dan menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) bagi mereka yang terbukti bersalah

  • Kapolda Metro Jaya Luncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah

    Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Kapolda Sumatera Selatan Laksanakan Lawatan Kerja ke Kejati Sumsel, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

    Kapolda Sumatera Selatan Laksanakan Lawatan Kerja ke Kejati Sumsel, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejati Provinsi Sumatera Selatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Sumatera Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Dir Intelkam KBP Tony Budhi Susetyo, Dir Reskrimum KBP Johannes Bangun, Dir Reskrimsus KBP Doni Satrya Sembiring, serta Dir Resnarkoba KBP Yulian Perdana. Rombongan Kapolda Sumsel disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dr. Ketut Sumedana, Wakajati Sumsel Anton Julianto, serta jajaran pejabat Kejati Sumsel lainnya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kajati Sumsel beserta jajaran. Kapolda juga memperkenalkan para Pejabat Utama Polda Sumsel yang turut mendampingi dalam lawatan kerja tersebut. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Sumsel dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, khususnya dalam mendukung kelancaran proses penanganan perkara. Ia menambahkan bahwa sinergi antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum yang efektif serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memimpin langsung apel pagi personel di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (9/3/2026).Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api (senpi) beserta kelengkapannya guna memastikan kesiapsiagaan dan kedisiplinan personel dalam pelaksanaan tugas.

    Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira menengah, perwira pertama, hingga personel Bintara, Tamtama, dan PNS di lingkungan Polda Sumsel. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan komandan satuan kerja kepada Pamenwas, dilanjutkan dengan masuknya Kapolda Sumsel selaku perwira pengambil apel, menyanyikan lagu Mars Polri, penghormatan, laporan Pamenwas, pembacaan doa, serta arahan dari Kapolda Sumsel kepada seluruh peserta apel.

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan arahan Wakapolda Sumsel Rony Samtana terkait partisipasi personel dalam memberikan dukungan melalui fitur like dan komentar pada aplikasi Police-Tube sebagai bagian dari optimalisasi media internal Polri.
    Selanjutnya, Irwasda Polda Sumsel Feri Handoko Soenarso memberikan arahan terkait pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Subbid Propam Polda Sumsel guna memastikan seluruh senjata dinas digunakan sesuai prosedur serta dalam kondisi aman dan lengkap.

    Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan sampel gudang senjata di Ditreskrimum Polda Sumsel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • BNN Uncover Russian-Led Mephedrone Lab Syndicate in Bali

    BNN Uncover Russian-Led Mephedrone Lab Syndicate in Bali

    bnn-uncover-russian-led-mephedrone-lab-syndicate-in-bali

    Gianyar. The National Narcotics Agency (BNN) uncovered a sophisticated clandestine laboratory producing mephedrone at a villa in Gianyar, Bali, on Thursday night.

    During a joint operation with the Customs Office and Immigration Office, authorities arrested two Russian citizens, identified as NT and ST, who allegedly operated the facility. This bust was the largest mephedrone laboratory seizure in BNN history, uncovering approximately 7.8 kilograms of the dangerous synthetic “party drug” in both solid and liquid forms.

    “Thi is the result of an intensive joint operation since January 2026, targeting international syndicates operating within Bali,” BNN Chief Commissioner General Suyudi Ario Seto confirmed on Saturday (7/3/2026), as quoted by antaranews.com.

    The suspects, one a biology expert and the other a former military intelligence officer, reportedly manufactured the narcotics between midnight and dawn to evade detection. Investigators seized 219 liters of chemical precursors and professional laboratory equipment alongside the finished drugs.

    The syndicate frequently rotated between luxury villas to mask their illicit production, which was intended for local distribution.

  • Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Kapolri menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.–

     

    Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR untuk Petani Jagung, Target Putus Rantai Tengkulak

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi petani dengan menggandeng empat bank milik negara dalam program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.

    Program ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses permodalan yang sehat sekaligus memutus ketergantungan terhadap tengkulak.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Polri dan empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7 Maret 2026).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Polri dalam melindungi ekosistem ekonomi petani, khususnya petani jagung, agar memiliki akses permodalan yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Menurut Kapolri, selama ini banyak petani yang terjebak dalam praktik tengkulak melalui sistem ijon atau harga beli hasil panen yang tidak menguntungkan.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan dari perbankan, petani diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara mandiri.

    “Dengan adanya KUR dari bank-bank Himbara, petani dapat memperoleh modal kerja yang lebih sehat. Selain itu, dengan Bulog sebagai offtaker, hasil panen petani juga memiliki kepastian pasar,” ujar Kapolri saat meninjau kegiatan tanam jagung serentak di kawasan Indralaya Indah, Ogan Ilir.

    Dalam skema kerja sama tersebut, Perum Bulog berperan sebagai pembeli hasil panen jagung petani, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak dalam menjual hasil produksinya.

    Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani dapat memperoleh harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya terlibat dalam pendampingan kegiatan tanam, tetapi juga turut memastikan kesejahteraan petani melalui berbagai program dukungan ekonomi.

    Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani yang dinilai layak untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR dari perbankan.

    Sementara itu, peran pengawasan di tingkat lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas mendampingi para petani serta memantau perkembangan usaha pertanian.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Kapolri menyebutkan bahwa kesejahteraan petani memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    “Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi masyarakat juga akan terjaga. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan,” kata Kapolri.

    Kerja sama antara Polri dan bank-bank Himbara ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Selama periode tersebut, jajaran kepolisian di daerah akan berperan sebagai penghubung antara petani dengan pihak perbankan.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho yang turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa jajaran Polda Sumsel siap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat desa.

    Menurutnya, seluruh jajaran Polres hingga Polsek akan berperan aktif memastikan penyaluran bantuan permodalan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani.

    “Polda Sumsel siap mendukung program ini agar dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kapolda.

    Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan dalam mendampingi kelompok tani agar mampu memanfaatkan program KUR secara efektif.

    Kehadiran aparat kepolisian di tingkat desa diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah.

    Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah Polda Sumsel mendapatkan informasi dan pendampingan terkait program KUR ini,” kata Nandang.

    Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan, jaminan pasar dari Bulog, serta pendampingan dari Polri, para petani jagung diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara lebih mandiri.