Category: Berita Polisi Indonesia

  • Polda Metro Jaya Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

    Polda Metro Jaya Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

    Polda Metro Jaya Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

    Jakarta — Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri. Pengungkapan dilakukan di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah. Sebagian kendaraan juga sudah dibongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

    “Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

    Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor. Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

    “Kendaraan tersebut diduga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, mulai dari penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak yang diduga mengirim kendaraan ke luar negeri, termasuk ke Tahiti dan Togo.

    “Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dikembangkan karena perkara ini diduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang didalami dapat berkoordinasi dengan penyidik. Ia memastikan proses hukum dilakukan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

    “Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya

  • Kapolda Metro Jaya Dukung Gerakan Pilah Sampah Agar Jakarta Semakin Nyaman

    Kapolda Metro Jaya Dukung Gerakan Pilah Sampah Agar Jakarta Semakin Nyaman

    Kapolda Metro Jaya Dukung Gerakan Pilah Sampah Agar Jakarta Semakin Nyaman

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri deklarasi Gerakan Pilah Sampah di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). (Dok. Istimewa)

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta. Asep mendukung gerakan pengolahan di Jakarta untuk menjaga Ibu Kota kian nyaman.
    Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk ‘Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah’ di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang kewajiban memilah sampah dari sumbernya, baik di rumah tangga, perkantoran maupun tempat usaha. Asep mengatakan gerakan pilah sampah menjadi langkah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan di Jakarta.

    Baca juga:
    Sampah di Jakarta 8 Ribu Ton/Hari, Menteri LH Dukung Gerakan Pilah Sampah
    “Gerakan ini sangat positif untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Kami mendukung upaya bersama menjaga Jakarta tetap bersih dan nyaman,” kata Asep.

    Menurut Asep, persoalan sampah tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Kalau dilakukan bersama-sama dan dimulai dari hal kecil seperti memilah sampah, tentu dampaknya akan besar untuk lingkungan,” ujarnya.

    Polda Metro Jaya mendukung gerakan pilah sampah yang diinisiasi Pemprov Jakarta sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di tengah meningkatnya volume sampah di TPST Bantargebang.

    Kehadiran Asep bersama pejabat dan tokoh lainnya dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung program kebersihan lingkungan sekaligus rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta menuju usia 500 tahun pada 2027 mendatang.

    “Saya meyakini membangun Jakarta tidak bisa sendiri. Persoalan sampah salah satunya. Maka hari ini, sesuai dengan Instruksi Gubernur, kita akan mengadakan gerakan untuk pilah sampah,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sambutannya pada acara Deklarasi Gerakan Pilah Sampah.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk ‘Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah’ di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). (Dok. Istimewa)
    Pramono menyebutkan gerakan ini akan dilakukan secara serius. Mantan Seskab tersebut berharap persoalan sampah dapat segera terselesaikan.

    “Mudah-mudahan persoalan pilah sampah ini bersama dengan pemimpin lapangan, kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan serius menjadi gerakan baru bagi Jakarta untuk memilah sampah ini,” katanya.

  • Kapolda Irjen Pol Sandi Nugroho Sumsel Resmikan 50 Sumur Bor di 17 Polres

    Kapolda Irjen Pol Sandi Nugroho Sumsel Resmikan 50 Sumur Bor di 17 Polres

    Dokumentasi Polda Sumsel

     

    Palembang. Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang dirangkaikan dengan peresmian sumur bor di jajaran Polda Sumsel. Kegiatan peresmian tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

    Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho mengatakan, sebanyak 50 sumur bor telah selesai dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah jajaran Polda Sumsel. Sumur bor tersebut tersebar di tempat ibadah, musala, kompleks pemukiman masyarakat, sekolah, kebun, hingga area pertanian yang membutuhkan dukungan akses air bersih.

    Ia menegaskan, pembangunan sumur bor tersebut bukan lagi sebatas rencana, melainkan sudah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

    “Sumur bor ini bukan hanya fasilitas air bersih, tetapi juga simbol kehadiran Polri bersama masyarakat. Kami ingin setiap tetes air yang mengalir dapat membawa manfaat, membantu aktivitas warga, mendukung pendidikan, ibadah, hingga ketahanan pangan di Sumatera Selatan,” ujar Kapolda Sumsel, Jumat (8/5/26).

    Menurut Kapolda, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Polda Sumsel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 melalui berbagai kegiatan bakti dan prestasi untuk masyarakat. Polda Sumsel juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti bedah rumah, donor darah, kegiatan kebersihan di tempat ibadah dan fasilitas umum, serta kegiatan lain yang dibutuhkan masyarakat.

    Khusus di Masjid Arrahman, Talang Betutu, sumur bor yang diresmikan memiliki kedalaman kurang lebih 120 meter. Kapolda menyampaikan, tidak semua wilayah di Provinsi Sumatera Selatan mudah mendapatkan sumber air bersih. Namun, melalui kerja sama dan dukungan berbagai pihak, termasuk tenaga geologi, sumber air tersebut berhasil ditemukan dan dapat dimanfaatkan.

    Polda Sumsel juga melaksanakan video conference dengan jajaran Polres di 17 kabupaten/kota untuk memastikan kebermanfaatan program tersebut di masing-masing wilayah. Kapolda berharap program ini tidak berhenti pada 50 sumur bor, tetapi dapat terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat.

    “Apa yang kita resmikan hari ini adalah hasil kebersamaan. Polri tidak bekerja sendiri, tetapi bergerak bersama pemerintah daerah, TNI, PDAM, para mitra, dan seluruh elemen masyarakat. Harapan kami, program ini tidak berhenti di angka 50 sumur bor, tetapi terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda Sumsel.

    Selain peresmian sumur bor, kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti kesehatan, pembagian bantuan sosial, serta kegiatan Jumat Berkah. Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumsel dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan warga.

    Kapolda Sumsel menyampaikan, kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membantu memberikan solusi atas berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Dengan adanya program ini, Polda Sumsel berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran Polri.

    Akses air bersih diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari warga, memperkuat ketahanan sosial, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.

  • Kapolri Menerima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

     

     

    Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

    Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

     

     

     

    “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

    “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

    Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

    Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

    “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

    “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.